Contoh Bisnis Plan Makanan Sederhana

Bisnis di sektor kuliner atau makanan memerlukan perencanaan yang matang untuk memastikan kelangsungan dan kesuksesannya. Membuat rencana bisnis atau business plan merupakan langkah krusial untuk memberikan arah yang jelas pada usaha, terutama pada bisnis modal kecil yang diharapkan menghasilkan keuntungan besar. Yuk, pelajari lebih lanjut mengenai contoh bisnis plan makanan sederhana berikut ini!

Pengertian Bisnis Plan Makanan Sederhana

Business plan, atau rencana bisnis, adalah dokumen tertulis yang di rancang untuk memproyeksikan informasi menyeluruh tentang suatu bisnis. Biasanya, business plan mencakup strategi pemasaran dan penjualan secara detail, proyeksi pendapatan dan pengeluaran bisnis, kondisi keuangan, dan informasi penting lainnya.

Untuk membantu dalam menyusun business plan, berikut contoh business plan makanan sederhana yang terbukti berhasil yang dapat anda jadikan referensi dan inspirasi.

Contoh Bisnis Plan Makanan Sederhana

Contoh Business Plan Makanan Sederhana

Struktur Organisasi

  • Nama Perusahaan: Risol Mayo Rinanose
  • Jenis Usaha: Makanan Ringan
  • Bentuk Usaha: Manufaktur Yang Di kelola Secara Perorangan
  • Alamat Perusahaan: Jalan Campaka – Sukanagara, Kab. Cianjur

Visi dan Misi Perusahaan

  • Visi: “Menjadi perusahaan makanan terkenal di Kabupaten Cianjur dan memiliki banyak relasi di Indonesia, dengan fokus pada prinsip kesehatan dan manfaat bagi masyarakat.”
  • Misi:
  • Menghasilkan risol mayo lebih baik di bandingkan pesaing.
  • Memiliki produk berkualitas dan bermanfaat bagi konsumen.
  • Menjalin kerjasama bisnis untuk pengembangan perusahaan.
  • Menciptakan lapangan kerja baru.

Deskripsi Usaha

Risol Mayo Rinanose adalah contoh bisnis makanan yang berfokus pada risol mayo, melakukan produksi mandiri, dan memasarkannya dengan strategi penjualan keliling. Produk ini tersedia dalam beberapa varian isi seperti ayam, kornet, smoked beef, dan mix.

Segmentasi dan Target Pasar

Risol Mayo Rinanose menyasar berbagai kalangan usia, terutama anak-anak, remaja milenial, dan ibu rumah tangga. Produk ini aman di konsumsi, memiliki kandungan gizi tinggi, dan di tujukan khusus untuk mereka yang menyukai camilan atau snack.

Estimasi Jumlah Produk Awal Pembukaan Usaha

  • Harga Satuan: Rp10.000,-
  • Lokasi: Supermarket, minimarket, Bumdes, dan koperasi terdekat
  • Kuantitas: 250 pcs
  • Jumlah Total: Rp2.500.000,-
  • Estimasi Permintaan Pasar: 500 pcs setelah pembukaan.

Kelebihan dan Kelemahan

Kelebihan

  • Varian rasa yang lezat.
  • Bahan-bahan alami dan premium.
  • Kemasan yang baik dengan harga terjangkau.

Kelemahan

  • Memerlukan banyak minyak goreng.
  • Tanpa pengawet, harus di simpan di dalam freezer.

Detail Produksi

Produk terbuat dari bahan-bahan alami seperti tepung terigu, telur, dan air. Proses produksi dilakukan dengan memasak kulit risol tanpa minyak, mengisi dengan bahan-bahan segar, dan mengemas produk dengan kemasan kedap udara.

Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran mencakup promosi mulut ke mulut, penjualan door-to-door, pemasaran digital, dan kerjasama bisnis untuk memperkenalkan Risol Mayo Rinanose.

Sumber Pendapatan

Biaya produksi per bulan sekitar Rp1.625.000,-, dengan pendapatan bruto Rp5.000.000,-. Keuntungan bersih yang diharapkan sekitar Rp1.750.000,-.

Cara Membuat Bisnis Plan Makanan Sederhana

Waktu yang dibutuhkan: 1 hari

Berikut di bawah ini ada beberapa langkah atau poin-poin penting untuk membuat business plan atau bisnis plan makanan sederhana:

  1. Ringkasan Eksekutif (Executive Summary)

    – Jelaskan konsep bisnis secara singkat.
    – Gambarkan visi, misi, dan tujuan bisnis.
    – Tampilkan gambaran singkat mengenai produk atau layanan yang ditawarkan.

  2. Deskripsi Bisnis (Business Description)

    – Gambarkan jenis bisnis yang Anda jalankan.
    – Jelaskan tujuan bisnis dan latar belakang pendirian.
    – Sebutkan lokasi bisnis dan struktur hukum perusahaan.

  3. Analisis Pasar (Market Analysis)

    – Identifikasi target pasar dan pelanggan potensial.
    – Tinjau tren pasar dan potensi pertumbuhan.
    – Analisis pesaing dan posisi unik bisnis Anda.

  4. Struktur Organisasi dan Manajemen (Organizational Structure and Management)

    – Gambarkan struktur organisasi, termasuk tim manajemen utama.
    – Jelaskan peran dan tanggung jawab masing-masing anggota tim.
    – Sertakan pengalaman dan kualifikasi kunci personel.

  5. Deskripsi Produk atau Layanan (Product or Service Description)

    – Jelaskan produk atau layanan secara rinci.
    – Sertakan fitur unik atau keunggulan kompetitif.
    – Gambarkan siklus hidup produk atau perkiraan umur layanan.

  6. Strategi Pemasaran (Marketing Strategy)

    – Identifikasi strategi pemasaran, termasuk penjualan dan promosi.
    – Tentukan harga produk atau layanan.
    – Gambarkan rencana distribusi dan saluran penjualan.

  7. Rencana Operasional (Operational Plan)

    – Jelaskan proses operasional dan kebutuhan sumber daya.
    – Tentukan persyaratan fasilitas dan peralatan.
    – Gambarkan langkah-langkah harian untuk menjalankan bisnis.

  8. Rencana Keuangan (Financial Plan)

    – Buat proyeksi keuangan, termasuk neraca, laporan laba rugi, dan aliran kas.
    – Tentukan sumber pendapatan dan perkiraan biaya.
    – Hitung titik impas (break-even point) dan pengembalian investasi.

  9. Risiko dan Analisis SWOT

    – Identifikasi risiko potensial dan rencana mitigasi.
    – Lakukan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats).
    – Tinjau kelemahan dan peluang yang mungkin dihadapi.

  10. Rencana Implementasi (Implementation Plan)

    – Tentukan langkah-langkah untuk mengimplementasikan rencana bisnis.
    – Tetapkan tanggal peluncuran dan tahapan pemasaran.
    – Jelaskan bagaimana bisnis akan dijalankan setiap hari.

  11. Monitoring dan Evaluasi

    – Tentukan metrik kinerja untuk mengukur keberhasilan.
    – Sediakan rencana untuk memantau dan mengevaluasi progres.
    – Tetapkan periode ulasan dan perbarui rencana sesuai kebutuhan.

  12. Lampiran dan Dokumen Pendukung

    – Sertakan lampiran seperti resume tim manajemen, perijinan, dan perencanaan lainnya.
    – Cantumkan dokumen pendukung yang mendukung klaim atau proyeksi.

Catatan Penting:

  • Gunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami.
  • Gunakan data dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.
  • Sesuaikan rencana bisnis sesuai perubahan dalam industri atau lingkungan bisnis.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat menyusun bisnis plan makanan sederhana yang menyeluruh dan membantu merencanakan langkah-langkah strategis untuk kesuksesan bisnis Anda.

Kesimpulan

Demikianlah contoh business atau bisnis plan makanan yang sederhana namun telah terbukti berhasil. Anda dapat menggunakan contoh ini sebagai inspirasi untuk membuat business plan yang sesuai untuk bisnis F&B Anda. Perlu diperhatikan juga untuk mengembangkan bagian-bagian lain seperti rencana anggaran pembelanjaan dan rancangan pendapatan. Semoga sukses dalam menjalankan bisnis Anda!

Originally posted 2023-12-07 09:56:38.

Saya seorang “digital marketer”, dan digital marketing adalah cara paling bagus untuk mengekspresikan minat seseorang dalam bisnis, teknologi, dan komunikasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like